Rabu, 18 Maret 2020

Pengertian Dari Metode Ilmiah Lengkap Dengan Karekteristik dan Tujuannya

Pengertian Dari Metode Ilmiah merupakan penggabungan antara rasionalisme danemprisme. Metode ilmiah merupakan suatu cara berfikir dalammendapatkan pengetahuan yang disebut ilmu atau pengetahuan ilmiah (Science). Dapat dikatakan bahwa ilmu merupakan pengetahuan yangdiperoleh dengan metode ilmiah. Dalam hal ini tidak semua pengetahuan ( Knowledge ) merupakan ilmu (Science). Metode ilmiah dapat pula diartikan sebagai cara-cara atau prosedur yang digunakan untuk menganalisis fakta-fakta empirik dalammenguji pernyataan-pernyataan teoritik.

Pengertian Dari Metode Ilmiah

Cooper, Donald R.; Schindler, P.S. (2006). Business research methods.Boston:McGraw-Hill
Ilmu lebih condong merupakan suatu kegiatan. Kegiatan dalammencari pengetahuan selama terbatas pada obyek empirik danmenggunakan metode ilmiah, adalah syah disebut ilmiah. Dalamkehidupan sehari-hari kita bisa membahas suatu kejadian secara ilmiahsepanjang memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
Sebaliknya tidak semuaorang yang diasosiasikan dengan eksistensi ilmu akan bersikap/bertindakilmiah. Hakekat ilmu tidak berkaitan dengan gelar-gelar akademik, profesiserta kedudukan seseorang. Ilmu bersifat terbuka, demokratis danmenjunjung kebenaran di atas segalanya.

Karakteristik Ilmu
Ilmu merupakan pengetahuan yang diperoleh dengan metodeilmiah. Ilmu memberikan penjelasan mengenai fakta atau suatu fenomenaalami serta mempredisi fakta atau fenomena tersebut. Ilmu bertujuan untukmemperluas dan untuk menemukan kebenaran ( Discovery of truth ).
Pembentukan teori adalah alat untuk mencapai tujuan tersebut.Ilmu sebagai suatu sumber kebenaran dalam menjawab masalah kehidupanmanusia. Meskipun demikian, harus diperhatikan bahwa kebenaran ilmu bersifat relatif (tidak absolut). Kebenaran tersebut sangat tergantungkepada cara berfikir yang digunakan dalam menyusun pengetahuannya.

Tujuan Ilmu: Penjelasan Ilmiah dan Teori
Tujuan dasar dari ilmu adalah teori. Dengan kata lain tujuan dariilmu adalah menjelaskan fenomena alami, penjelasan tersebut disebutteori. Teori adalah sejumlah konsep, definisi dan proposisi yang salingterkait, yang menyajikan suatu pandangan sistematik dengan menentukanhubungan antar variabel dengan tujuan menjelaskan dan memprediksisuatu fenomena. 

Definisi tersebut menyatakan tiga hal: (1) Teori merupakan sejumlah proposisi yang terdiri dari “construct ” yang terdefinisi dan saling terkait; (2) Suatu teori menyatakan keterkaitan antarasejumlah variabel atau “construct ”, dan dalam melakukan hal tersebut, menyajikan suatu pandangan sistematik mengenai fenomena yang telahdijelaskan oleh variabel-variabel tersebut; (3) Teori menjelaskan fenomena. Hal ini dilakukan dengan menyatakan variabel-variabel apa yang berhubungan dengan variabel-variabel tertentu dan bagaimana variabel-variabel tersebut berhubungan, sehingga memungkinkan peneliti untukmelakukan prediksi dari variabel-variabel tertentu terhadap variabel-variabel tertentu lainnya.Tujuan ini tentunya bukan hanya memberikan
Penjelasan terhadap suatu fenomena serta memprediksi suatu fenomenaakan tetapi ilmu diharapkan untuk dapat mengendalikan suatu fenomena.Misalnya seorang pemasar mengetahui bahwa jika terjadi suatu kegagalan jasa ( service failure) kemungkinan besar konsumen akan pindah ke pesaing, maka untuk mencegah pindahnya konsumen ke pesaing, pemasar jasa harus melakukan “ service recovery” dengan cepat. Dalam dunia medis hal ini dikenal dengan istilah diagnosis, prognosis dan terapi.Teori dapat pula dinyatakan sebagai pengetahuan ilmiah yangmemberikan penjelasan mengenai suatu faktor tertentu dari suatu disiplinilmu.

Misalnya dalam ilmu ekonomi kita mengenal teori ekonomi mikrodan makro. Dalam pemasaran kita mengenal teori “The Reason Action” dari Fishbein, dan lain-lain.Suatu teori biasanya mengandung suatu hukum, prinsip, postulatdan asumsi yang berbeda antara yang satu dengan yang lainnya.Dalam teori ekonomi mikro misalnya ada yang disebut denganhukum permintaan dan penawaran: Bila permintaan naik sedangkan penawaran tetap, maka harga akan naik. Sebaliknya jika penawaran naikdan permintaan tetap maka harga akan turun.

Pada dasarnya hukummerupakan suatu pernyataan yang menyatakan hubungan antara duavariabel atau lebih dalam suatu hubungan kausal.Disamping hukum, teori juga mengandung suatu prinsip. Padadasarnya prinsip adalah suatu pernyataan yang berlaku secara umum bagisekelompok gejala tertentu yang bisa menjelaskan fenomena yang terjadi.Misalnya dalam ilmu ekonomi kita mengenal prinsip ekonomi:Memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya dangan pengorbanantertentu. Dengan prinsip inilah kita dapat menjelaskan pengertian efisiensi.Selain prinsip, beberapa disiplin ilmu sering mengembangkan apayang disebut postulat dalam menyusun teori. Pada dasarnya postulatmerupakan suatu asumsi dasar yang kebenarannya tidak perlu dibuktikan.

Postulat ibarat sebuah titik yang kita tetapkan secara sembarang untukmengelilingi sebuah lingkaran. Meskipun demikian tentunya harus adaargumentasi yang kuat dalam menetapkan sebuah postulat.Bila Postulat dalam pengajuannya tidak perlu bukti tentangkebenarannya, maka asumsi harus dapat diuji secara empirik. Misalnyadalam mengajar seorang dosen berusaha untuk menciptakan suasana santaidan menyenangkan bagi para mahasiswanya, dengan asumsi bahwa: Paramahasiswa akan lebih mudah menyerap apa yang diajarkan bila mereka berada dalam suasana santai dan menghibur. Dalam mempelajari ilmu ekonomi, diasumsikan bahwa manusia adalah mahluk ekonomi yang berusaha mencari keuntungan sebesar-besarnya melalui pengorbanantertentu. Asumsi ini tentunya tidak sesuai diterapkan dalam disiplin ilmuyang lain.Dengan demikian kita harus bisa memilih teori yang palingsesuai dari sejumlah teori yang ada berdasarkan kesesuaian asumsi yangdipergunakannya.

Karakteristik Ilmu
Seperti telah dijelaskan sebelumnya, ilmu adalah bagian dari pengetahuan manusia yang diperoleh melalui metode ilmiah. Ilmu bertujuan untuk menghasilkan teori. Selanjutnya teori bertujuan untukmenjelaskan dan memprediksi suatu fenomena alami ( Natural phenomena ).

Ilmu memiliki kriteria: (1) Berdasarkan logika atau rasional dan (2) Teruji secara empirik. Karakteristik ilmu sebagai pengetahuan yang berdasarkan logika mengandung arti bahwa ilmu diperoleh berdasarkancara berfikir yang berdasarkan logika, rasional atau berdasarkan penalaran (reasoning ).
Karakeristik ilmu sebagai pengetahuan yang teruji secaraempirik mengandung arti bahwa ilmu harus berdasarkan fakta. Keduakriteria tersebut tentunya perlu juga kita fahami bahwa kebenaran ilmu bersifat relatif: berdasarkan jangkauan pengalaman manusia.

Karakteristik Metode Ilmiah
Ilmu telah didefinisikan dalam banyak cara. Menurut Conan yangdikutip dari Kerlinger, terdapat dua pandangan dasar mengenai definisiilmu: (1) Pandangan statik (Static view) dan (2) Pandangan dinamik (Dynamic view) Berdasarkan pandangan statik, ilmu merupakan sejumlahinformasi sistematik yang mencakup prinsip-prinsip, teori-teori danhukum-hukum yang saling terkait. Pandangan ini menitik beratkan hasilyang terkumpul dari serangkaian penyelidikan atau investigasi. Dalamdefinisi tersebut, seorang ilmuwan menambahkan sejumlah pengetahuanterhadap cadangan pengetahuan yang sudah ada.

Selanjutnya menurut pandangan dinamik, ilmu merupakan sebuah proses, menurut pandangan ini bahwa teori-teori dan prinsip tertentu akan segera menjadi dogma jika tidak dilakukan penyelidikan dan pengembangan secara terus menerus.Suatu pembahasan tentang metode ilmiah secara logika dimulaidengan landasan proses berfikir rasional. Hal ini mencakupkonseptualisasi, definisi, dan inferensi. Konsep-konsep dengan jelasdidefinisikan, digunakan dalam proses inferensi untuk membangun proposisi, hipotesis, model-model, teori, prinsip serta hukum. Penggunaankonsep-konsep dan definisi untuk menyusun proposisi yang mencakup proses penyusunan dan pengujian yang disebut oleh Dewey sebagai ”The Double movement of reflective thinking ”.

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, ilmu merupakan suatu prosesuntuk mendapatkan pengetahuan dan sekaligus merupakan sejumlahinformasi yang tersusun secara sistematik yang diperoleh dari prosestersebut. Ilmu dapat juga dinyatakan sebagai pengetahuan ilmiah (Scientific knowledge) yang diperoleh secara sistematik melalui prosesilmiah atau metode ilmiah. Ilmu bersifat teoritik dan empirik, kedua haltersebut saling terkait secara terus menerus dalam pengembangan ilmu.Agar ilmu tetap aktual dan terus berkembang maka diperlukan penelitianyang terus menerus. Hasil suatu penelitian yang aktual diharapkan dapatmemperbaiki keterbatasan dari hasil penelitian sebelumnya. Melalui penelitian diharapkan dapat terus memberikan kontribusi dalam perluasanilmu melalui proses pembentukan teori dan pengujian secara empirik.Pengetahuan yang diperoleh melalui metode ilmiah, yangmemenuhi syarat-syarat keilmuan kita sebut sebagai pengetahuan ilmiahatau ilmu (Science) yang tentunya berbeda dengan pengetahuan (Knowledge).

Sebagaimana telah diuraikan sebelumnya bahwa ilmu diperolehmelalui suatu proses ilmiah: serangkaian langkah/urutan tertentu secaraketat. Seringkali karena karakteristik inilah ilmu sering disebut sebagaidisiplin. Perkembangan ilmu bersifat kumulatif, suatu penemuan pengetahuan ilmiah yang satu diikuti dengan pengetahuan-pengetahuanilmiah lainnya. Para ilmuwan memberikan kontribusi sesuaikemampuannya.Suatu hipotesis yang telah teruji secara empirik serta diakuisebagai pengetahuan ilmiah yang baru akan menambah khasanah ilmuyang telah ada.Metode ilmiah memiliki mekanisme umpan balik yang bersifatkorektif: memungkinkan ditemukannya kesalahan yang dilakukan dalam  suatu proses ilmiah yang dilakukan.

Jika ditemukan suatu kekeliruan darisuatu pengetahuan ilmiah yang baru maka pengetahuan hal itu lambat launakan diketahui selanjutnya akan dikeluarkan dari perbendaharaan ilmuyang telah ada. Apabila ternyata pengetahuan ilmiah yang baru tersebutternyata benar maka akan dijadikan sebagai suatu premis baru dalamkerangka teoritik yang menjadi sumber perumusan hipotesis baru. Bilaternyata teruji secara empirik dalam suatu proses ilmiah maka akanmenghasilkan pengetahuan ilmiah yang baru.

0 Comments

Posting Komentar